<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu</title>
	<atom:link href="http://web.arpusindramayu.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://web.arpusindramayu.com</link>
	<description>Menjadi Pusat Informasi &#38; Dokumentasi Handal Serta Menjadi Pusat Pengembangan Minat &#38; Budaya Baca</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Aug 2010 10:35:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Lomba Penulisan Artikel Tentang Kepustakawanan Indonesia Tahun 2010 (LPAKI 2010)</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/lomba-penulisan-artikel-tentang-kepustakawanan-indonesia-tahun-2010-lpaki-2010/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/lomba-penulisan-artikel-tentang-kepustakawanan-indonesia-tahun-2010-lpaki-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 06:38:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Karya tulis ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[DITUJUKAN KEPADA Masyarakat umum dan pemustaka Perpustakaan Nasional RI ISI PENGUMUMAN I. PENDAHULUAN I. LATAR BELAKANG Keberadaan masyarakat merupakan modal dasar dalam pembangunan. Keberhasilan pembangunan dipengaruhi faktor partisipasi masyarakat. Apabila pemerintah mampu mendayagunakan masyarakat, maka masyarakat menjadi potensi besar yang bermanfaat dalam pembangunan. Sebaliknya, bila potensi tersebut tidak dapat dimanfaatkan, justru akan menjadi beban. Begitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">DITUJUKAN KEPADA<br />
Masyarakat umum dan pemustaka Perpustakaan Nasional RI</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>ISI PENGUMUMAN</strong><br />
<strong> I. PENDAHULUAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">I.	LATAR BELAKANG</p>
<p style="text-align: justify;">Keberadaan masyarakat merupakan modal dasar dalam pembangunan. Keberhasilan pembangunan dipengaruhi faktor partisipasi masyarakat. Apabila pemerintah mampu mendayagunakan masyarakat, maka masyarakat menjadi potensi besar yang bermanfaat dalam pembangunan. Sebaliknya, bila potensi tersebut tidak dapat dimanfaatkan, justru akan menjadi beban. Begitu pula dalam pembangunan bidang perpustakaan di Indonesia.<span id="more-411"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pembangunan bidang perpustakaan membutuhkan partisipasi masyarakat. Saat ini, bukan lagi saatnya masyarakat hanya diposisikan sebagai objek layanan perpustakaan. Masyarakat juga harus bertindak sebagai aktor yang memiliki peran penting dalam pengembangan perpustakaan. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan perpustakaan dapat diwujudkan dalam bentuk materi, saran yang bersifat konstruktif serta berperan aktif dalam mendirikan perpustakaan desa atau perpustakaan lembaga keagamaan, seperti perpustakaan masjid dan gereja. Kesemuanya itu adalah bentuk pembangunan bidang perpustakaan dengan metode bottom-up yang berbasiskan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Undang-Undang RI Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan pasal 43 mengamanatkan perlunya peran serta masyarakat dalam pembangunan bidang perpustakaan. Pasal tersebut menyebutkan bahwa masyarakat berperan serta dalam pembentukan, penyelenggaraan, pengelolaan, pengembangan dan pengawasan perpustakaan. Undang-undang tersebut memberi dasar hukum bagi keterlibatan masyarakat dalam pembangunan perpustakaan di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Perpustakaan Nasional RI sebagai lembaga pemerintah yang bertugas membantu Presiden dalam penyelenggaraan tugas pemerintahan di bidang perpustakaan, berupaya mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan perpustakaan di Indonesia. Untuk itu, Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan Lomba Penulisan Artikel tentang Kepustakawanan Indonesia Tahun 2010 (LPAKI 2010). LPAKI 2010 bertujuan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam pembangunan perpustakaan di Indonesia. Partisipasi dan kontribusi masyarakat melalui lomba ini dapat berupa ide pengembangan perpustakaan di Indonesia, inovasi baru di bidang perpustakaan, maupun pengalaman atau best practice dalam penyelenggaraan dan pengembangan perpustakaan berbasiskan masyarakat. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk berpartisipasi mengikuti lomba ini dan mengirimkan naskahnya sesuai jadwal yang ditetapkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>II. TEMA LPAKI 2010</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Perpustakaan sebagai Wahana Belajar  Sepanjang Hayat</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>III. PILIHAN TOPIK</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Panitia menyediakan beberapa topik tulisan untuk dikembangan. Topik diberikan sebagai pedoman bagi peserta dalam mengembangkan tulisan dan tidak dimaksudkan sebagai judul tulisan. Berikut topik yang dapat dipilih:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Pengembangan Perpustakaan</li>
<li>Kebutuhan Informasi dalam Menentukan Arah Pengembangan Perpustakaan</li>
<li>Pemberdayaan Masyarakat untuk Membangun Perpustakaan</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>IV. PERSYARATAN PESERTA LPAKI 2010</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peserta lomba adalah masyarakat umum;</li>
<li>Melampirkan fotokopi KTP/SIM/Kartu Mahasiswa atau identitas lain dan daftar riwayat hidup;</li>
<li>Peserta lomba dapat mengirim lebih dari satu artikel dengan judul berbeda;</li>
<li>Isi artikel harus relevan dengan tema lomba dan topik penulisan;</li>
<li>Artikel harus asli, bukan terjemahan dan belum pernah dipublikasikan di media apa pun serta tidak sedang dilombakan;</li>
<li>Bentuk tulisan ilmiah popular, ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar;</li>
<li> Artikel ditulis dalam format MS Word sepanjang 8-14 halaman (10.000-15.000 karakter), ukurankertas A4, spasi 1.5, jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12, rata kiri (align text to the left);</li>
<li>Artikel dikirim melalui email, disertai identitas pribadi (termasuk nomor telepon yang mudah dihubungi), ke alamat: <strong>luthfiati@pnri.go.id dan </strong><strong>cc. lpaki_2010@yahoo.com dan luthfiatimakarim@ymail.com, </strong><strong>Subject: Naskah (nama peserta) LPAKI 2010</strong></li>
<li>Artikel harus sudah diterima Panitia selambat-lambatnya hari Selasa, 31 Agustus 2010 (tanggal kirim email);</li>
<li> Panitia tidak melayani surat-menyurat;</li>
<li>Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat;</li>
<li>Artikel pemenang menjadi milik Perpustakaan Nasional RI;</li>
<li>Artikel pemenang akan dimuat di majalah Visi Pustaka serta dimasukkan ke dalam web resmi Perpustakaan Nasional RI www.pnri.go.id;</li>
<li>Pemenang lomba akan diumumkan di web pnri www.pnri.go.id pada pekan ke-2 atau ke-3 Oktober 2010;</li>
<li>Jika di kemudian hari pemenang diketahui melanggar UU Hak Cipta maka kemenangan peserta akan digugurkan dan peserta wajib mengembalikan hadiah kepada Panitia.</li>
</ol>
<p style="text-align: justifyt;"><strong>V. KRITERIA PENILAIAN</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li> Keaslian ide;</li>
<li>Pemahaman terhadap tema dan topik;</li>
<li>Kekayaan informasi;</li>
<li>Ketepatan menganalisis atau menafsirkan permasalahan;</li>
<li>Kekuatan data, fakta dan argumentasi dengan menyebutkan sumber rujukan yang jelas;</li>
<li>Bahasa yang digunakan baik dan benar namun tetap komunikatif dan mudah dipahami.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>VI. HADIAH PEMENANG</strong></p>
<p style="text-align: left;">Juara 1: Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah) dan piagam penghargaan;<br />
Juara 2: Rp. 4.000.000,- (Empat juta rupiah) dan piagam penghargaan;<br />
Juara 3: Rp. 3.000.000,- (Tiga juta rupiah) dan piagam penghargaan;<br />
Juara Harapan 1: Rp.2.000.000, (Dua juta rupiah) dan piagam penghargaan;<br />
Juara Harapan 2: Rp.1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah) dan piagam penghargaan;<br />
Juara Harapan 3: Rp.1.000.000,- (Satu juta rupiah) dan piagam penghargaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hadiah dipotong pajak yang ditanggung oleh pemenang.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: <a href="http://kelembagaan.pnri.go.id/activities/announcement/idx_id.asp?box=dtl&amp;id=307">http://kelembagaan.pnri.go.id/activities/announcement/idx_id.asp?box=dtl&amp;id=307</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/lomba-penulisan-artikel-tentang-kepustakawanan-indonesia-tahun-2010-lpaki-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Menulis Tentang Perpustakaan Bagi Siswa SMU Dan Sederajat Tingkat Nasional 2010</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/lomba-menulis-tentang-perpustakaan-bagi-siswa-smu-dan-sederajat-tingkat-nasional-2010/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/lomba-menulis-tentang-perpustakaan-bagi-siswa-smu-dan-sederajat-tingkat-nasional-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 02:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[LATAR BELAKANG Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003, mengamanatkan bahwa setiap sekolah harus menyediakan sumber belajar yang diperlukan untuk kegiatan beljar mengajar, salah satu sumber belajar yang amat penting adalah perpustakaan. Perpustakaan sekolah sebagai salah satu komponen dalam system pendidikan nasional mengemban fungsi sebagai pusat kegiatan belajar mengajar, pusat penelitian sederhana, dan pusat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>LATAR BELAKANG</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003, mengamanatkan bahwa setiap sekolah harus menyediakan sumber belajar yang diperlukan untuk kegiatan beljar mengajar, salah satu sumber belajar yang amat penting adalah perpustakaan. Perpustakaan sekolah sebagai salah satu komponen dalam system pendidikan nasional mengemban fungsi sebagai pusat kegiatan belajar mengajar, pusat penelitian sederhana, dan pusat kegiatan membaca guna menambah ilmu pengetahuan dan rekreasi.<span id="more-372"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan bahwa Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana penunjang kurikulum dan proses belajar mengajar di sekolah sekaligus berperan dalam meningkatkan budaya gemar menulis siswa. Dengan adanya Perpustakaan Sekolah memungkinkan guru dan siswa memperoleh kesempatan untuk memperluas dan memperdalam ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan bahan pustaka yang ada di perpustakaan. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan budaya gemar membaca siswa, salah satu upaya untuk mengembangkan gemar membaca siswa adalah diadakannya lomba menulis tentang perpustakaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bertolak dari pemikiran diatas khususnya bagi siswa SMU dalam meningkatkan budaya baca siswa, maka Perpustakaan Nasional RI berkerjasama dengan instansi terkait akan mengadakan “Lomba Menulis Tentang Perpustakaan Bagi Siswa SMU dan Sederajat Tingkat Nasional Tahun 2010.”</p>
<p style="text-align: left;"><strong>TEMA</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>“Pemanfaatan Perpustakaan Untuk Meningkatkan Budaya Gemar Membaca dan Menulis Siswa”</strong></em></p>
<p style="text-align: left;"><strong>TUJUAN</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Meningkatkan      pemahaman dan pengungkapan informasi tentang Perpustakaan secara lengkap,      jelas, dan terinci yang diperoleh dari bahan bacaan dan pengalaman menjadi      anggota perpustakaan;</li>
<li>Untuk      menumbuhkan kecintaan menulsi di kalangan siswa SMU dan Sederajat</li>
</ol>
<p style="text-align: left;"><strong>SASARAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Terpilihnya 10 orang pemenang Lomba Menulis Tentang Perpsutakaan Bagi Siswa SMU dan Sederajat Tingkat Nasional Tahun 2010 terdiri juara I,II,III dan Harapan I,II,III serta 4 pemenang Favorit.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>PELAKSANAAN</strong></p>
<p style="text-align: left;">Final Lomba Menulis Tingkat Nasioanl dilaksanakan pada tanggal 3-5 Agustus di Jakarta</p>
<p style="text-align: left;"><strong>JADWAL</strong></p>
<table style="text-align: left;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: center;" width="45" valign="top">No.</td>
<td style="text-align: center;" width="398" valign="top">Kegiatan</td>
<td style="text-align: center;" width="142" valign="top">Waktu</td>
</tr>
<tr>
<td width="45" valign="top">1</td>
<td width="398" valign="top">Pemberitahuan   lomba kepada peserta melalui surat edaran</td>
<td width="142" valign="top">April 2010</td>
</tr>
<tr>
<td width="45" valign="top">2</td>
<td width="398" valign="top">Pengumpulan   Naskah</td>
<td width="142" valign="top">Mei – 15 Juni   2010</td>
</tr>
<tr>
<td width="45" valign="top">3</td>
<td width="398" valign="top">Penilaian oleh   Tim Juri</td>
<td width="142" valign="top">Juni – Juli   2010</td>
</tr>
<tr>
<td width="45" valign="top">4</td>
<td width="398" valign="top">Pengumuman   Pemenang Lomba</td>
<td width="142" valign="top">Agustus 2010</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: left;"><strong>PENUTUP</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan Lomba Menulis Tingkat Nasional dilaksankan dalam upaya peningkatan mutu sumber daya manusia dikalangan siswa SMU dan Sederajat yang mampu mengembangkan diri dalam menambah ilmu pengetahuan melalui menulis.</p>
<p style="text-align: justify;">Note: Untuk biodata pendaftaran bisa mengambil di Kantor Arsip dan Perpustakaan Indramayu</p>
<p style="text-align: justify;">Naskah langsung dikirim ke Panitia dengan alamat: Pusat Pengembangan Perpustakaan dan pengkajian Minat Baca Cq.Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Minat Baca, Perpustakaan Nasional RI Jl.Merdeka Selatan No.11 Jakarta Pusat Kode Pos 10010.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk informasi lebih lanjut dapat menguhubungi Pantia Lomba Menulis Perpustakaan Nasional RI  di telp.021-3448812</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/lomba-menulis-tentang-perpustakaan-bagi-siswa-smu-dan-sederajat-tingkat-nasional-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indramayu Membaca</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/indramayu-membaca/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/indramayu-membaca/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 12:44:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[hari buku sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[photo]]></category>
		<category><![CDATA[World Book Day]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka menyambut hari buku sedunia (World Book Day) yang jatuh pada tanggal 23 April, Kantor Arsip dan Perpustakaan Indramayu ikut menyemarakan dalam  perayaan hari  tersebut yaitu dengan membuat sebuah galeri foto yang bertema &#8220;INDRAMAYU MEMBACA&#8221; dengan motto  Indahnya Membaca. Galeri foto tersebut adalah berisi kumpulan objek foto seseorang yang sedang membaca khususnya di daerah Kabupaten [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam rangka menyambut hari buku sedunia (<em><strong>World Book Day</strong></em>) yang jatuh pada tanggal 23 April, Kantor Arsip dan Perpustakaan Indramayu ikut menyemarakan dalam  perayaan hari  tersebut yaitu dengan membuat sebuah galeri foto yang bertema <strong>&#8220;INDRAMAYU MEMBACA&#8221;</strong> dengan motto  <em><strong>Indahnya Membaca</strong></em>. <span id="more-245"></span>Galeri foto tersebut adalah berisi kumpulan objek foto seseorang yang sedang membaca khususnya di daerah Kabupaten Indramayu. Adapun tujuan inti dalam mempringati hari buku sedunia (World Book Day) di Kabupaten Indramayu adalah sebagai upaya kampanye minat dan budaya baca di Kabupaten Indramayu dengan harapan minat dan budaya baca dapat tercipta dan terpelihara.  Bagi anda yang ingin melihat galeri foto tersebut dapat mengaksesnya langsung di alamat <a title="Indahnya Membaca" href="http://photo.arpusindramayu.com/" target="_blank">http://photo.arpusindramayu.com</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan bagi anda yang ingin menjadi partisipan photo, silahkan kirimkan photo-photo hasl jepretan anda ke alamat e-mail berikut ini:</p>
<ul>
<li>arpus_indramayu@yahoo.com</li>
<li>grunge_sosialis@yahoo.com</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Adapun persyaratan photo dengan kriteria:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Objek photo sedang dalam keadaan membaca (mislanya membaca koran, buku, jurnal, dll)</li>
<li>Warna bebas (berwarna atau hitam putih)</li>
<li>Jenis foto bebas baik dari kamera ,hp , maupun sejenisnya.</li>
<li>Tempat bebas namun lokasi harus di wilyah Indramayu (misalnya di pasar, terminal, sekolah, bus, taman kota,  masjid, perpustakaan, dll)</li>
<li>Lampirkan keterangan nama anda, tempat &amp; tanggal lahir, pekerjaan anda, alamat e-mail dan website (jika ada), dan deskripsi singkat  photo (mencakup tempat, lokasi dan keterangan objek photo).</li>
<li>Photo yang anda kirim  akan diupload di Galeri photo Perpustakaan Umum Indramayu.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="font-weight: normal;">Mari jadikan</span> “</strong><strong>INDRAMAYU MEMBACA</strong><strong>”</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/indramayu-membaca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembagian Hadiah Bagi Para Pemenang Lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/pembagian-hadiah-bagi-para-pemenang-lomba-karya-tulis-bidang-perpustakaan-tahun-2009/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/pembagian-hadiah-bagi-para-pemenang-lomba-karya-tulis-bidang-perpustakaan-tahun-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 15:46:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Setelah pengumuman pemenang dalam Lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009 yang di selenggarakan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu pada tanggal 4 Januari 2010, kini pada tanggal 20 Januari 2010 yang lalu telah diadakan acara dalam upaya pembagian hadiah kepada semua pemenang. Adapun para pemenang terbagi dalam 3 kategori yaitu pelajar SMA juara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah pengumuman pemenang dalam Lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009 yang di selenggarakan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu pada tanggal 4 Januari 2010, kini pada tanggal 20 Januari 2010 yang lalu telah diadakan acara dalam upaya pembagian hadiah kepada semua pemenang. Adapun para pemenang terbagi dalam 3 kategori yaitu pelajar SMA juara 1-3, kategori mahasiswa juara 1-3, dan kategori umum juara 1-3. Berikut <a title="Video wawancara" href="http://www.youtube.com/watch?v=I9i7QCySU58" target="_blank">video (wawancara)</a> dan photo para pemenang ketika dalam  acara penerimaan hadiah tersebut:<span id="more-28"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://arpusindramayu.files.wordpress.com/2010/02/021.jpg"><img class="size-full wp-image-112 aligncenter" style="margin-top: 1px; margin-bottom: 1px; border: 1px solid black;" title="Pemenang Lomba LKTI Bidang Perpustakaan Tahun 2009" src="http://arpusindramayu.files.wordpress.com/2010/02/021.jpg" alt="" width="350" height="250" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>Dari kiri: Dr. Marsono, M.Pd (Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu), Mimin Muminah( Kepala Seksi Pelayanan dan Informasi), Nurkholis (Juara 1 Kategori Pelajar SMA), Wafia Azkiya (Juara 2 Kategori Pelajar), Nevia Widya Ningrum (Juara 3 Kategori Pelajar SMA), Khasanah (Juara 2 Kategori Mahasiswa), Agus Sifa (juara 1 Kategori Umum), Hendri Imam Santoso (Juara 2 Kategori Umum), Wawan Eka Nirwana, SP (juara 3 Kategori umum), dan Komarudin (Juara1 kategori Mahasiswa)</em></p>
<p style="text-align: left;">Note: Untuk Juara 3 kategori mahasiswa diraih oleh Dulyani, namun tidak menghadiri dalam acara penyerahan hadiah dikarenakan sedang di luar kota.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/pembagian-hadiah-bagi-para-pemenang-lomba-karya-tulis-bidang-perpustakaan-tahun-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Pemenang Lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/pengumuman-pemenang-lomba-karya-tulis-bidang-perpustakaan-tahun-2009/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/pengumuman-pemenang-lomba-karya-tulis-bidang-perpustakaan-tahun-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 15:43:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemenang Lomba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Kami ucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dalam mengikuti lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009  dan kami ucapkan pula selamat bagi para pemenang lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009 yang di selenggarakan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu. Bagi Yang terpilih menjadi pemenang, tunggu info selanjutnya, kami akan menghubungi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kami ucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dalam mengikuti lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009  dan kami ucapkan pula selamat bagi para pemenang lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009 yang di selenggarakan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu. Bagi Yang terpilih menjadi pemenang, tunggu info selanjutnya, kami akan menghubungi anda. Bagi yang belum menjadi pemenang, jangan putus asa terus berusaha dan berlatih karena insya Allah lomba penulisan ini akan diadakan setiap setahun sekali.<span id="more-24"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut daftar nama-nama pemenang lombanya yang terdiri dari tiga kategori yaitu pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum:</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://arpusindramayu.wordpress.com/files/2010/01/pemenang-lomba.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-103" title="pemenang lomba" src="http://arpusindramayu.wordpress.com/files/2010/01/pemenang-lomba.jpg" alt="" width="500" height="687" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/pengumuman-pemenang-lomba-karya-tulis-bidang-perpustakaan-tahun-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Deskripsi Ideal Rancang Bangun Gedung Kantor Arsip Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu Tahun 2009</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/deskripsi-ideal-rancang-bangun-gedung-kantor-arsip-dan-perpustakaan-kabupaten-indramayu-tahun-2009/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/deskripsi-ideal-rancang-bangun-gedung-kantor-arsip-dan-perpustakaan-kabupaten-indramayu-tahun-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 10:06:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[PENDAHULUAN Salah satu aset tetap dari sebuah organisasi maupun institusi agar dapat menjalankan aktivitasnya yaitu adanya sebuah ruang untuk beraktivitas, terlepas organisasi ataupun institusi tersebut hanya ada di dunia cyber. Akan tetapi, di dunia cyber sekalipun, adanya tempat beraktivitas tetap mutlak diperlukan, kendati hanya berukuran 3 X 4 meter. Dengan membatasi pada dunia realita kerja, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: bold;">PENDAHULUAN</span></p>
<div style="text-align: justify;">Salah satu aset tetap dari sebuah organisasi maupun institusi agar dapat menjalankan aktivitasnya yaitu adanya sebuah ruang untuk beraktivitas, terlepas organisasi ataupun institusi tersebut hanya ada di dunia cyber. Akan tetapi, di dunia cyber sekalipun, adanya tempat beraktivitas tetap mutlak diperlukan, kendati hanya berukuran 3 X 4 meter. Dengan membatasi pada dunia realita kerja, dimana unsur penting adanya sebuah ruang untuk beraktivitas, maka sebuah ruang kerja tersebut dalam hal ini adalah gedung dengan segala yang diperlukan harus dapat mengakomodasi semua kebutuhan lingkungan kerja, efektifitas dan efesiensi ruang, keselamatan dan kenyamanan bagi publik, serta terpenuhi dan terlindunginya material-material yang menjadi rutinitas pokok dari sebuah pekerjaan. Tak terkecuali dengan Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, beberapa faktor-faktor yang telah disebutkan diatas, semuanya jauh dari yang diharapkan. Mulai dari tata letak dan tata ruang gedung yang tidak refresentatif lagi, ketidaknyamanan bagi masyarakat yang berkunjung sampai para pegawai kantor itu sendiri,  hingga tidak terlindunginya material-material yang seharusnya menjadi aset berharga bagi Kabupaten Indramayu.</div>
<div class="fullpost">
<div style="text-align: justify;">Atas dasar beberapa permasalahan tersebutlah, seyogiyanya Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu harus melakukan pembangunan gedung secara total dengan didasari pada kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan baik demi kelancaran kinerja maupun bagi para masyarakat yang mengakses layanan di Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu. Keadaan ini menjadi tidak seimbang lagi bagi gedung yang ditempati sejak tahun 1986 yang lalu, ketika mulai  disatukannya antara Kantor Arsip Daerah dengan Perpustakaan Umum Kabupaten Indramayu pada tanggal 7 April 2001 sehingga kinerja bagi para pegawai menjadi terhambat dikarenakan terpisahnya gedung depo arsip dengan kantor dimana para arsiparis bernaung.<span id="more-435"></span></div>
<div style="text-align: justify;"><strong>KONSEP</strong></div>
<div style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></div>
<div style="text-align: justify;">Dengan di dasari beberapa permasalahan diatas dan berkeinginan mempunyai gedung untuk beraktivitas agar kinerja para pegawai lebih professional lagi, kenyamanan dan keselamatan masyarakat dapat terjamin, serta terlindunginya semua material-material dari segala ancaman baik dari alam maupun yang dibuat oleh manusia itu sendiri, maka konsep gedung Kantor Arsip dan Perpustakaan harus dibangun se-ideal mungkin dan disesuaikan dengan kebutuhan yang telah direncanakan. Untuk itu, konsep tersebut harus berpijak pada 7 (tujuh) faktor yaitu: <strong><em>“safe, secure, healthy, comfortable, durable, aesthetically pleasing, and be accessible”.</em></strong></div>
<div style="text-align: justify;"><strong><em><br />
</em></strong></div>
<div style="text-align: justify;"><strong>TUJUAN</strong></div>
<div style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></div>
<div style="text-align: justify;">Membangun gedung Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu yang ideal meliputi tujuh unsur yaitu <em><strong>“safe, secure, healthy, comfortable, durable, aesthetically pleasing, and be accessible”</strong></em> di tahun 2009.</div>
<div style="text-align: justify;"><strong>STRATEGI PERUBAHAN</strong></div>
<div style="text-align: justify;">Untuk memudahkan dalam melakukan strategi perubahan gedung yang ideal, maka harus dilakukan pembagian menurut jenis kegunaanya. Karena walaubagimanapun antara arsip dan perpustakaan mempunyai bidang kerja yang sangat berbeda. Bahkan untuk segment para pemakainya relative berbeda. Sehingga bagian-bagian ruang yang diperlukannyapun akan berbeda. Terkecuali untuk sifatnya lebih general seperti misalnya pada ruang untuk Kepala kantor, para kepala seksi, ruang tata usaha dan stafnya, parkir, kantin/café, dan-lain-lain. Dalam pembagiannya, ada tiga jenis kategori untuk perencanaan pembangunan Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, yaitu meliputi:</div>
<div style="text-align: justify;">A. Bagian ruang dan tempat lainya yang bersifat general, terdiri dari:</div>
<div style="text-align: justify;">• Ruangan kepala kantor</div>
<div style="text-align: justify;">• Ruangan subbagian tata usaha dan stafnya</div>
<div style="text-align: justify;">• Ruangan para kepala seksi</div>
<div style="text-align: justify;">• Ruang serbaguna (aula)</div>
<div style="text-align: justify;">• Kafetaria</div>
<div style="text-align: justify;">• Parkir</div>
<div style="text-align: justify;">• Mushola</div>
<div style="text-align: justify;">• WC / toilet</div>
<div style="text-align: justify;">B. Bagian ruang dan tempat lainya khusus untuk kebutuhan ruang arsip</div>
<div style="text-align: justify;">Dalam tulisan  Edward Acker yang berjudul  <em><strong>A</strong></em><em><strong>rchives and Record Storage Building</strong></em>, dikatakan bahwa beberapa bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam membangun gedung arsip yaitu:</div>
<div style="text-align: justify;">1. Entrance and security check (pintu masuk dan check keamanan</div>
<div style="text-align: justify;">2. Lobby (ruang loby)</div>
<div style="text-align: justify;">3. Cafeteria atau retail lainya (masuk dalam kategori ruang dan tempat lainya yang bersifat general)</div>
<div style="text-align: justify;">4. Main corridor (ruang koridor utama)</div>
<div style="text-align: justify;">5. Archive storage  (gudang penyimpanan arsip)</div>
<div style="text-align: justify;">6. Administrative officers  ( ruang petugas administrative)</div>
<div style="text-align: justify;">7. Archival offers and preservation room (ruang para petugas dan pemeliharaan)</div>
<div style="text-align: justify;">8. Archive visitor room  ( ruangn pengunjung)</div>
<div style="text-align: justify;">9. Shipping (ruang pengiriman)</div>
<div style="text-align: justify;">10. Receiving  (ruang penerima)</div>
<div style="text-align: justify;">11. Package examination  (ruang pengujian paket)</div>
<div style="text-align: justify;">12. Parking  (masuk dalam kategori ruang dan tempat lainya yang bersifat general</div>
<div style="text-align: justify;">Expansion (untuk arsip apabila penuh)</div>
<div style="text-align: center;">Berikut contoh ruang-ruang pada untuk kantor arsip</div>
<div style="text-align: center;"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418039599355955202" style="cursor: hand; width: 400px; height: 379px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__Yr1DC67da0/SzC-T0KciAI/AAAAAAAABBs/tIUGVeHbmXY/s400/arsip.JPG" border="0" alt="" /></div>
<div style="text-align: center;">Gambar I. contoh site map bagian ruangan arsip</div>
<div style="text-align: justify;">C. Bagian ruang dan tempat lainya khusus untuk kebutuhan ruang perpustakaan</div>
<div style="text-align: justify;">Perpustakaan umum merupakan perpustakaan yang memiliki kelebihan dalam hal penyediaan semua informasi dan pengetahuan ke masyarakat luas tanpa membedakan usia, jenis kelamin, kepercayaan, agama, ras, pekerjaan, keturunan, serta memberikan layanan cuma-cuma. Dari berbagai jenis perpustakaan umum yang ada,  perpustakaan kabupaten / kota  sebagai salah satu organisasi nirlaba yang berdiri sendiri maupun berada dibawah naungan suatu institusi lain. Dalam perkembangannya, menurut data dari Perpustakaan Nasional RI, dari 316 kabupaten, baru 70% perpustakaan  umum  kabupaten / kota yang memiliki perpustakaan standar (Kompas, 18/5/2006). Ini berarti sekitar 30% perpustakaan umum kabupaten / kota  masih berjalan ditempat atau bahkan sama sekali tak berkembang. Walau demikian dari 70% perpustakaan umum kota  / kabupaten yang ada, kenyataannya jarang sekali melakukan terobosan (breakthrough) inovatif dalam memberikan pelayanannya. Mereka (perpustakaan umum kota / kabupaten) seringkali terjebak dalam paradigma sempit dan rutinitas keseharian yang bisa mematikan daya kreativitas untuk selalu maju. Oleh karenanya di Indonesia perpustakaan umum  kabupaten / kota sering di sebut sebagai “<em>the second institution</em>,” yang kerap terpinggirkan dari institusi lain.</div>
<div style="text-align: justify;">Lantas, bagaimanakah tingkat usaha pemerhati dan pelaku perpustakaan umum di Kabupaten Indramayu (pustakwan, lembaga pemerintah lainya, institusi pendidikan, mahsasiswa) untuk selalu meningkatkan keberadaanya? Tak dapat dipungkiri, keberadaan perpustakaan umum Kabupaten Indramayu untuk sebagian kalangan tertentu telah menganggap penting namun ada yang berkutat hanya pada sebuah retorika belaka. Sedangkan untuk sebagian kalangan lagi, perpustakaan umum di Kabupaten Indramayu masih tetap dipandang sebelah mata. Hal ini disebabkan karena mereka menganggap perpustakaan umum Kabupaten Indramayu hanya sekedar institusi parasit yang tidak menghasilkan (profit) baik secara secara instan maupun kasat mata. Disamping itu, mereka juga menganggap paradigma tentang perpustakaan adalah hanya institusi yang melakukan kegiatan menjaga, merapihkan, melayani peminjam dan pengembalian buku tanpa berpikir fungsi filosofisnya dalam mendukung peningkatan IPM, akibatnya terjadilah diaspora perpustakaan umum Kabupaten Indramayu yang secara esensial merupakan suatu bentuk keterasingan bagi perpustakaan umum itu sendiri yang disebabkan oleh konsepsi pola pikir yang sempit dari para pemerhati dan pelaku perpustakaan di Kabupaten Indramayu. Padahal dalam fungsi kultural, perpustakaan umum Kabupaten Indramayu berperan untuk meningkatkan nilai dan apresiasi budaya melalui bacaan yang disediakannya. Sedangkan dalam fungsi pendidikan perpustakaan umum Kabupaten Indramayu mempunyai komitmen untuk ikut serta mendidik bangsa dengan berbagai kegunaan sebagai tempat belajar seumur hidup (long life education). Disisi lain Perpustakaan umum Kabupaten Indramayu dapat hadir sebagai the agent of change yang berkorelasi positif terhadap setiap kemajuan berpikir masyarakat.</div>
<div style="text-align: justify;">Dalam dekade beberapa tahun ini, perpustakaan umum Kabupaten Indramayu mulai dihadapkan pada perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang begitu cepat. Sehingga apabila perpustakaan umum Kabupaten Indramayu tidak mempunyai visi ke depan sesuai dengan perkembangan tersebut, maka diaspora perpustakaan umum Kabupaten Indramayu akan semakin kompleks ditelan waktu bersama derasnya arus globalisasi.</div>
<div style="text-align: justify;">Dengan didasari beberapa permasalahan tersebut diatas dan berkeinginan membangun perpustakaan umum Kabupaten Indramayu menjadi perpustakaan ideal agar dapat memberikan pelayanan yang lebih profesional serta telah merebaknya paham kapitalisme di berbagai bidang, dimana segala sesuatunya dapat dikomersialkan, maka perpustakaan umum Kabupaten Indramayu agar tetap eksis  dengan hanya tidak mengandalkan anggaran dari pemerintah daerah, perubahan mendasar yang harus dilakukan adalah beralihnya prinsip dasar institusi / organisasi nirlaba ke prinsip orientasi pasar (market orientation) yang mencakup nilai jual dan sisi bisnis dengan tetap mempunyai dasar kinerja an idealism, independency, creativity, education, entertaiment, and interactive communication. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang tidak mungkin untuk bisa dilakukan karena menurut Kotler dalam bukunya yang berjudul <em><strong>Strategi Pemasaran untuk Organisasi Nirlaba</strong></em>, dikatakan bahwa prinsip-prinsip pemasaran (marketing) sesungguhnya mempunyai nilai-nilai produktif yang diperluas dan dapat diterapkan pada situasi dan organisasi yang berbeda. Lebih lanjut Kotler mengatakan bahwa hal ini didorong sebagian karena banyaknya tekanan dan sebagian karena menariknya janji yang diberikan oleh pemasaran, para praktisi pelayanan kesehatan, pendidikan, kesenian, berebut menggali ilmu baru ini dan menggali kemungkinan-kemungkinanya. Langkah ini kemudian segera diikuti oleh ahli perpustakaan, ahli rekreasi, politikus, dan pimpinan organisasi lembaga sosial lainya. Oleh sebab itu, perubahan prinsip dasar tersebut bukanlah suatu hal yang patut disalahkan seperti dalam teori Urquhart, bahwa pekerjaan yang berhubungan dengan informasi (tenaga pengelola informasi, dalam hal ini pustakawan yang berada di perpustakaan) sangat berbeda dengan para ekonom, hal ini merujuk dari cara pandang terhadap informasi. Menurutnya, informasi itu dianggap bukan komoditi, sehingga dianggap perlu untuk memperlakukannya berbeda dengan layaknya benda (produk) ekonomi.</div>
<div style="text-align: justify;">Namun, yang terpenting bagi perpustakaan umum Kabupaten Indramayu mengetahui  mana pelayanan yang  dapat dikomersialkan dan tidak, dengan tetap memegang prinsip berorientasi terhadap kepuasan user (baca <em><strong>Bringing the Market to Libraries</strong></em> :73). Dengan bertitik tolak pada paparan diatas, maka salah satu yang mutlak harus dilakukan adalah pembangunan gedung perpustakaan sesuai dengan fungsi, visi dan misinya. Oleh karena itu untuk merealisasikannya ruang-ruang yang perlu dibangun meliputi:</div>
<div style="text-align: justify;">1. Ruang pustakawan</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan ini digunakan bagi para pustakawan agar aktivitas sehari-hari seperti menulis resensi, opini publik tentang pusdokinfo, dll  dapat dilakukan dengan tenang</div>
<div style="text-align: justify;">2. Ruang staf pustakawan</div>
<div style="text-align: justify;">3. Ruang  pengolahan buku (book processing)</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang pengolah buku bertujuan agar buku yang sedang diproses selalu terkontrol sebelum dikeluarkan ke jajaran rak untuk pemakai.</div>
<div style="text-align: justify;">4. Ruang sirkulasi</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang sirkulasi digunakan untuk aktivitas pendaftaran anggota baru / perpanjangan, peminjaman dan pengembalian bahan koleksi. Dalam penerapannya ruangan sirkulasi bisa dibagi menjadi tiga bagian. Jadi antara ruang ruang administrasi pendaftaran anggota, peminjaman, dan pengembalian sebaiknya dipisahkan.</div>
<div style="text-align: justify;">5. Ruang referensi</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang referensi digunakan untuk bahan koleksi seperti ensklopedia, kamus, almanak, glosary, undang-undang, terbitan pemerintah, editorial, laporan tahunan, skripsi, tesis, desertasi, laporan penelitian, direktori, kitab suci, biografi, buku tahunan, manual, handbooks, buku panduan, sumber geografi, indeks, abstrak, dan koleksi lainya yang dianggap penting. Biasanya tidak untuk dipinjamkan, hanya untuk difoto kopi dengan rincian biaya yang ditentukan.</div>
<div style="text-align: justify;">6. Ruang bahan koleksi umum</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang bahan koleksi umum digunakan untuk buku-buku yang dipinjamkan. Pada ruangan ini disediakan pula bahan koleksi cadangan yang terdiri dari satu eksemplar dari tiap judulnya. Jadi, apabila dalam bahan koleksi umum telah habis terpinjami, maka pemakai dapat meminjam bahan koleksi cadangan, akan tetapi dalam waktu terbatas karena hanya untuk back up koleksi yang keluar dipinjam.</div>
<div style="text-align: justify;">7. Ruang terbitan berkala</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan khusus seperti koran, jurnal, buletin, majalah, dan lain –lain yang terbit secara periodik</div>
<div style="text-align: justify;">8. Ruang pelayanan remaja</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan ini digunakan untuk bahan koleksi para remaja</div>
<div style="text-align: justify;">9. Ruang pelayanan anak</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan ini digunakan untuk bahan koleksi para anak-anak. Pada ruangan ini bisa digunakan tanpa kursi melainkan lesehan menggunakan karpet.</div>
<div style="text-align: justify;">10. Ruang preservasi i koleksi</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang khusus untuk perbaikan bahan koleksi yang rusak. Pada ruangan ini dilengkapi dengan alat pemotong kertas, jarum, benang, bahan-bahan kimia untuk fumigasi dan lain-lain yang dibutuhkan.</div>
<div style="text-align: justify;">11. Ruang kliping &amp; penjilidan koleksi lainya.</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang khusus koleksi kliping &amp; penjilidan koleksi lainya yang dibuat pustakawan ataupun stafnya.</div>
<div style="text-align: justify;">12. Ruang lobi / santai.</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang yang didesain khusus untuk bersantai ataupun sambil membaca. Bisanya dilengkapi dengan kursi sofa.</div>
<div style="text-align: justify;">13. Ruang audio visual / pandang dengar</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan koleksi non cetak seperti cd, vcd, dvd, diskett, flash disk, microfish, microfilm, dan kaset pita. Dilengkapi pula dengan tape recorder, tv dan alat lainya yang digunakan untuk menggunkan koleksi tersebut.</div>
<div style="text-align: justify;">14. Ruang rental komputer</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang khusus yang ingin menyewa komputer untuk keperluan pemakai. Sama halnya dengan internet dikenakan biaya, hanya saja tidak on-line.</div>
<div style="text-align: justify;">15. Ruang khusus untuk orang cacat</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan khusus yang didesain untuk orang-orang yang mengalami cacat fisik. Dilengkapi dengan alat bantu yang diperlukan dan bahan koleksi khusus.</div>
<div style="text-align: justify;">16. Ruang taman bermain anak.</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang khusus untuk tempat bermain anak-anak yang dilengkapi dengan alat-alat bermain.</div>
<div style="text-align: justify;">17. Taman baca (out door)</div>
<div style="text-align: justify;">Tempat baca yang berada diluar apabila pemakai ingin membaca tidak didalam ruangan (in door)</div>
<div style="text-align: justify;">18. Book shop + aksesoris cinderamata.</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan khusus untuk menjual buku-buku. Jadi, pengunjung selain membaca diperpustakaan secara gratis, bisa juga membeli buku bagi ingin yang membelinya. Bagi yang sudah terdaftar anggota perpustakaan akan mendapatkan diskon pembelian.</div>
<div style="text-align: justify;">19. Cyber Cafe / internet.</div>
<div style="text-align: justify;">Bagi pengunjung yang ingin duduk-duduk sambil membaca atau ngobrol, minum kopi, makan coklat, atau browsing internet, ruangan cyber cafelah yang didesain khusus untuk semua itu.</div>
<div style="text-align: justify;">20. Galeri handycraft + machine design , computer design (art)</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan khusus untuk kerajinan tangan seperti lukisan, fotografi, aneka rajutan, stiker, gantungan kunci, tas, dan lain-lain yang dapat dijual.</div>
<div style="text-align: justify;">21. Ruang bahan koleksi perpustakaan keliling</div>
<div style="text-align: justify;">Ruang khusus untuk bahan koleksi perpustakaan keliling.</div>
<div style="text-align: justify;">22. Gudang buku</div>
<div style="text-align: justify;">Tempat bahan koleksi yang tidak layak pakai.</div>
<div style="text-align: justify;">23. Ruang foto copi</div>
<div style="text-align: justify;">24. Ruang diskusi / belajar kelompok</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan khusus untuk para pemakai yang ingin berdiskusi / belajar kelompok</div>
<div style="text-align: justify;">25. Ruang Koperasi</div>
<div style="text-align: justify;">Ruangan khusus untuk kegiatan administrasi koperasi dalam menjalankan aktivitasnya.</div>
<div style="text-align: justify;"><strong>PENUTUP</strong></div>
<div style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></div>
<div style="text-align: justify;">Semoga dengan adanya “<em><strong>Deskripsi Ideal Rancang Bangun Gedung Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu</strong></em>” ini dapat menjadi gambaran untuk membangun sebuah perpustakaan ideal yang mampu menjawab tantangan masa depan dalam memberikan pelayanan yang lebih profesional lagi serta dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan baik bagi para pegawai maupun pengunjung dan terlindunginya aset –aset berharga yang menjadi rutinitas pokok pekerjaan di Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu. Namun, akan menjadi penting lagi apabila konsep pembangunan gedung ini dapat terwujud maka, Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu akan mempunyai kewibawaan terhadap msyarakat serta tidak lagi dipandang sebelah mata atau dengan kata lain image sebagai the second institution lambat laun akan memudar.</div>
<div style="text-align: justify;">Tulisan ini dibuat ketika saya ditugaskan oleh Mantan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, Drs. H. Munjaki, M. Si yang akan mengusulkan gedung baru di tahun 2009 dan alhamdulillah berhasil walaupun secara keseluruhan gedung tersebut tidak mengakomodir sesuai yang di idealkan. Apabila anda ingin mendownload konsep ini dalam bentuk pdf silahkan klik <a href="http://www.ziddu.com/download/7846045/DISKRIPSIRANCANGBANGUNGEDUNGPERPUSTAKAAN.pdf.html">disini</a>.</div>
<div style="text-align: center;"><strong><br />
</strong></div>
<div style="text-align: center;"><strong>Daftar Referensi</strong></div>
<div style="text-align: justify;">Brogan, Gerald. E, Buck, Jeannet.T. 1969.<em><strong>Using Libraries Effectively</strong></em>.Dickenson Publishing Company: United States of America</div>
<div style="text-align: justify;">Basuki, Sulistiyo.1992.<em><strong>Teknik Jasa dan Dokumentasi</strong></em>.Jakarta:Gramedia Pustaka Utama</div>
<div style="text-align: justify;">Ekspresi, Majalah Mahasiswa UNY, Edisi XIV Maret 2002</div>
<div style="text-align: justify;">Kompas.”<em><strong>Tumbuhkan Minat Baca Masyarakat</strong></em>.”18 Mei 2006.</div>
<div style="text-align: justify;">Kotler, Philip dan Alan R. Andreasen.1995.<em><strong>Strategi Pemasaran Untuk Organisasi Nirlaba</strong></em>. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press</div>
<div style="text-align: justify;">Larsen, Knud. 1953. <em><strong>National Bibliographical Services</strong></em>. Paris: Unesco</div>
<div style="text-align: justify;">Library of Congress.1983. <em><strong>The Library of Congress 1982</strong></em>. Washington:Library of Congress</div>
<div style="text-align: justify;">Sinar Harapan.”<em><strong>Menciptakan Perpustakaan Yang Berorientasi Bisni</strong></em>s.”1 Desember 2001.</div>
<div style="text-align: justify;">UNY.2000.<em><strong>Buku Panduan Pemakai Perpustakaan</strong></em>. Yogyakarta:UNY</div>
<div style="text-align: justify;">www.wbdg.org/design/archives_records.php. by Acker, Edward, AIA.2007.” Archives and Record Storage Building”.Steven Winter Associates, Inc., and Paul O&#8217;Connell, P.E., Operations Concepts, Inc.</div>
<div style="text-align: justify;">www.wbdg.org/design/public_library.php</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/deskripsi-ideal-rancang-bangun-gedung-kantor-arsip-dan-perpustakaan-kabupaten-indramayu-tahun-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hybrid Library: Sebuah Alternatif Bagi Perpustakaan Umum  Daerah  Di Era Digital</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/hybrid-library-sebuah-alternatif-bagi-perpustakaan-umum-daerah-di-era-digital/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/hybrid-library-sebuah-alternatif-bagi-perpustakaan-umum-daerah-di-era-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 08:23:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Hybrid Library]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=438</guid>
		<description><![CDATA[Informasi dan Perpustakaan Pengetahuan dan informasi bagaikan kedua sisi mata uang yang berbeda. Keduanya merupakan sesuatu hal yang sangat penting bagi setiap individu maupun institusi. Namun Informasi lebih bersifat sementara (transitory) daripada pengetahuan. Disamping itu informasi dapat pula menyumbang pengetahuan, dalam artian dapat digunakan untuk mendukung ataupun menolak teori. Dengan demikian informasi terkadang menjadi sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/__Yr1DC67da0/SzAE9NUx3sI/AAAAAAAABBc/XjCqYSgu8Es/s1600-h/hibryd1.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417835801322053314" style="float: left; margin: 0 10px 10px 0; cursor: hand; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/__Yr1DC67da0/SzAE9NUx3sI/AAAAAAAABBc/XjCqYSgu8Es/s200/hibryd1.jpg" border="0" alt="" /></a><strong>Informasi dan Perpustakaan </strong></p>
<div style="text-align: justify;">Pengetahuan dan informasi bagaikan kedua sisi mata uang yang berbeda. Keduanya merupakan sesuatu hal yang sangat penting bagi setiap individu maupun institusi. Namun  Informasi lebih bersifat sementara (transitory) daripada pengetahuan. Disamping itu informasi dapat pula menyumbang pengetahuan, dalam artian dapat digunakan untuk mendukung ataupun menolak teori. Dengan demikian informasi  terkadang menjadi sebuah <em>guide</em> untuk menjadi pengetahuan.<span id="more-438"></span></div>
<div class="fullpost">
<div style="text-align: justify;">Berkaitan hal itu, informasi yang lazimnya menjadi pengetahuan bagi tiap-tiap individu maupun institusi, dapat dipastikan menginginkan kecepatan dan ketepatan dalam memperolehnya. Mereka (individu / institusi) akan lebih cenderung mencari informasi tersebut ke pusat-pusat infrormasi (information centre) yang menurutnya banyak membantu dalam pencarian informasi yang diinginkannya. Fenomena tersebut akan berimplikasi terhadap pusat-pusat informasi yang profit orientid maupun non profit orientid dengan menawarkan jasa dengan berbagai kelebihannya. Yang profit orientid tentunya akan lebih gencar lagi dalam merangkul para audiennya dengan harapan akan mendapatkan keuntungan yang memuaskan. Sehingga apa yang dikatakan dengan Marc Porat mengenai ekonomi informasi tampaknya sudah menjadi kenyataan, dimana informasi merupakan sesuatu yang dapat diperjualbelikan.</div>
<div style="text-align: justify;">Disisi lain ada pusat-pusat informasi yang mengkedepankan idealisme dengan menawarkan sebuah jasa informasi tidak hanya mencari keuntungan belaka atau dengan kata lain non profit orientid yaitu salah satunya adalah Perpustakaan. Secara garis besar, sebuah perpusatakaan mempunyai tugas pokok menghimpun, menyimpan, menyebarkan, dan melestarikan sebuah informasi kepada pemakai (user). Agar informasi tersebut dapat terakses oleh para pemakai (user), maka perlu melakukan upaya “<em><strong>standing request</strong></em>” yaitu pemencaran informasi yang dilakukan terus menerus dengan cara temu balik informasi dan mengusahakan agar informasi yang disebarkan atau ditelusur sampai pada sasarannya. Akan tetapi, karena informasi tidak memiliki eksistensi fisik secara sendiri, maka harus diekspresikan dalam bentuk material (seperti tinta dan kertas), ini terjadi pada perpusatakaan konvensional atau dalam bentuk energi seperti impuls atau gelombang elektrik.(baca <em><strong>Teknologi Komunikasi Dalam Perspektif </strong></em>: 90), yang erat kaitannya dengan perkembangan teknlogi komunikasi dan teknologi informasi.</div>
<div style="text-align: justify;"><strong>Perpustakaan Hybrida</strong></div>
<div style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></div>
<div style="text-align: justify;">Sejalan dengan itu, penerapan teknologi komunikasi dan teknologi informasi di Perpustakaan memiliki dua fungsi pokok yaitu pertama, penerapan teknologi yang digunakan untuk internal perpustakaan seperti data koleksi, data anggota, data sirkulasi peminjaman dan pengembalian, dan lain-lain. Singkatnya pada fungsi ini bertujuan untuk mengefektifkan dan mengefesienkan pekerjaan sumber daya manusia yang ada didalamnya atau sering disebut sebagai kategori automasi perpustakaan. Kedua, penerapan teknologi sebagai penyimpan dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan yang lebih cepat dan mudah. Fungsi ini lebih ditujukan untuk para pemustaka (user) perpustakaan dan biasanya dikategorikan sebagai pepustakaan elektronik. Dimana dalam perpustakaan elektronik informasi yang akan diakses tidak terbatasi oleh ruang dan waktu.</div>
<div style="text-align: justify;">Merujuk dua fungsi pokok dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi untuk perpustakaan diatas, dimana perpustakaan umum di daerah-daerah yang saat ini kebanyakan masih menganut paham konvensional, maka sudah selayaknya perpustakaan umum di daerah-daerah ini mulai beranjak menjadi  perpustakaan hibrida (<em><strong>hybrid library</strong></em>) yaitu perpaduan antara perpustakaan konvensional yang berbasis informasi cetak (hard copy) dengan perpustakaan automasi dan perpustakaan digital/maya yang  berbasiskan informasi elektronik (<em><strong>e-library</strong></em>). Perpustakaan hibrida adalah sebuah alternatif untuk menjadi perpustakaan yang mengikuti perkembangan zaman di era digital dengan mengkedapankan akses layanan informasi pengetahuan yang cepat, tepat, dan mudah kepada pemustaka (user) namun dengan tidak menghilangkan informasi yang berbentuk cetak / teks. Karena bagaimanapun, kemajuan dibidang teknologi tidak serta merta segala yang berbentuk tercetak tak ada kelebihannya, melainkan akan lebih abadi dibanding dunia virtual.</div>
<div style="text-align: center;"><strong>Daftar Pustaka</strong></div>
<div style="text-align: center;"><strong><br />
</strong></div>
<div style="text-align: justify;">Purwono.2002.<em><strong>Perpustakaan, Pustakawan dan Kepustakawanan</strong></em>. Diktat Kuliah Jurusan D 3 Manajemen Informasi dan Perpustakaan, UGM:Yogyakarta.</div>
<div style="text-align: justify;">Nasution, Zulkarimein.1989. <em><strong>Teknologi Komunikasi Dalam Perspektif: Latar Belakang dan Pekembangannya</strong></em>. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI: Jakarta.Basuki, Sulistiyo.1992.<em><strong>Teknik Jasa dan Dokumentasi</strong></em>.Jakarta:Gramedia Pustaka Utama</p>
<p>Image Source: http://www.bodley.ox.ac.uk/librarian/rpc/gg2gg/slide-35.jpg</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/hybrid-library-sebuah-alternatif-bagi-perpustakaan-umum-daerah-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Preservasi dan Peradaban Yang Hilang</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/preservasi-dan-peradaban-yang-hilang/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/preservasi-dan-peradaban-yang-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 09:10:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Preservasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa kata “Perpustakaan dan Koleksi” yang termuat dalam Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan mengisyaratkan bahwa antara perpustakaan dan koleksi, keduanya saling keterkaitan. Beberapa kata tersebut diantaranya: Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan / atau karya rekam secara professional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">Beberapa kata “<em><strong>Perpustakaan dan Koleksi</strong></em>” yang termuat dalam Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan mengisyaratkan bahwa antara perpustakaan dan koleksi, keduanya saling keterkaitan. Beberapa kata tersebut diantaranya:</div>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan / atau karya rekam secara professional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka (Bab I Pasal I).</li>
<li style="text-align: justify;">Standar nasional perpustakaan terdiri atas: (a) standar koleksi perpustakaan (Bab 3 Pasal 11 Ayat 1 Bagian a).</li>
<li style="text-align: justify;">Pembentukan perpustakaan sebagaimana paling sedikit memenuhi syarat: (a). memliki koleksi perpustakaan (Bab IV pasal 15 ayat 3 bagian a)<span id="more-441"></span></li>
</ul>
<div class="fullpost">
<div style="text-align: justify;">Lantas, dengan berpijak dari ketiga bab tersebut, kita dapat melanjutkan pada satu titik pemikiran tentang koleksi dan perpustakaan yang meliputi apa sebenarnya koleksi dan perpustakaan itu? Digunakan untuk siapa koleksi dan perpustakaan tersebut? Dan bagaimana koleksi dan perpustakaan itu dapat terdayagunakan? Mungkin pernyataan itu akan kita temukan pada Keppres No. 11 Th. 1989, bahwa perpustakaan merupakan salah satu sarana pelestarian bahan pustaka sebagai hasil budaya dan mempunyai fungsi sebagai sumber informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pembangunan nasional. Dengan demikian, koleksi yang selanjutnya disebut bahan pustaka adalah sebagai hasil budaya.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Dari ketiga pernyataan diatas yang dihubungkan dengan Keppres No. 11 tahun 1989, penulis menyimpulkan bahwa keterkaitan antara perpustakaan dan koleksi yaitu sebagai sebuah tempat mata rantai pencerah <strong>peradaban</strong><span style="color: #009900;"><strong>(1) </strong></span> melalui (bahan pustaka) yang mempunyai peran untuk membangun masyarakat beradab dengan <strong>budaya<span style="color: #009900;">(2)</span></strong> yang di goreskan dengan media (kumpulan koleksi) shingga fungsionalitas dari kumpulan koleksi (fisik/isi koleksi) tersebut harus selalu terpelihara (pelestarian) untuk sebuah tujuan. Dalam hal ini, agaknya menjadi lazim tujuan tersebut dijabarkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam menunjang pembangunan nasional.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"><strong>Preservasi Koleksi Perpustakaan</strong></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Di sadari atau tidak koleksi perpustakaan secara fisik adalah sebuah benda (objek) mati namun di dalamnya terdapat sebuah kehidupan yang dapat membuat pemustaka (pengguna koleksi) menjadi aktif, meskipun bagi pemustaka  hanya bepengaruh pada level aspek kognitif (pengetahuan). Karenanya sebuah koleksi perpustakan akan menjadi abadi dibandingkan dengan sang pencipta koleksi perpustakaan itu sendiri. Pengaruhnya akan bertaun-tahun bahkan berabad-abad untuk selalu dijadikan referensi dalam membentuk pola peradaban dalam tatanan masyarakt global. Namun demikian, hal tersebut akan terjadi apabila sebuah koleksi perpustakaan benar-benar terpelihara dengan baik, entah itu dari segi fisik maupun isi dari koleksi perpustakaan itu sendiri.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Oleh sebab itu, koleksi perpustakaan yang mempunyai peran stimulus aktif harus dilakukan sebuah kegiatan dengan tujuan dapat terpelihara dan terdayagunakan untuk membentuk peradaban yang lebih maju. Kegiatan tersebut yang lazim di sebut sebagai kegiatan pelestarian bahan pustaka (koleksi). Kaidah-kaidah pelestarian bahan pustaka mencakup preservasi, konservasi, dan restorasi. Preservasi yaitu mencakup unsur-unsur pengelolaan dan keuangan, termasuk cara penyimpanan dan alat-alat bantunya, ketenagakerjaan, kebijaksanaan tehnik dan metode yang dipakai untuk melestarikan bahan pustaka dan arsip serta informasi yang dikandungnya. Konservasi adalah merupakan kebijaksanaan dan cara tertentu yang dipakai untuk melindungi bahan pustaka dari kerusakan, kehancuran termasuk metode dan tehnik yang diterapkan oleh staf teknis. Sedangkan restorasi merupakan tehnik-tehnik dan pertimbangan-pertimbangan yang digunakan oleh staf teknis yang betugas untuk memperbaiki bahan pustaka yang rusak akibat waktu pemakaian atau faktor-faktor lainya (Suprapto:1:2003). Secara umum kegiatan preservasi koleksi terdiri dari empat tahap meliputi:</div>
<div style="text-align: justify;">
<ol>
<li>Konservasi preventif yaitu kegiatan yang dilakukan dalam bentuk pengawetan, penjagaan, perlindungan. Kegiatan ini misalnya dilakukan dengan menggunakan cillicagel. Penetralisir suhu udara/tingkat kelembaban yang stabil dengan menggunakan AC ataupun dapat dilakukan dengan cara fumigasi jamur, fumigasi serangga, folder, dan kotak penyimpanan.</li>
<li>Konservasi kuratif yaitu kegiatan yang lebih bertumpu pada perawatan yang (perbaikan) rusak.  Kegiatan ini misalnya dengan melakukan penjilidan, menghilangkan selotif, menghilangkan noda dengan pelarut organic, membasmi serangga atau jamur, rayap dan sebagainya.</li>
<li>Pelestarian informasi dengan alih bentuk yaitu kegiatan mengalihkan bentuk koleksi ke dalam bentuk penyajian seperti bentuk mikro, foto, reproduksi, foto kopi, dan dalam bentuk CD-Room.</li>
<li>Mengganti dengan membeli koleksi yang baru. Biasanya kegiatan ini melalui pengadaan koleksi perpustkaan.</li>
</ol>
<p>(http://pusdiklat.diknas.go.id/downloads/Bahan%20Diklat/Teknik%20Pengolahan%20Bhn%20Pustaka/Bab%207.pdf)</p>
</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Menurut <strong>Barclay Ogden</strong><strong> </strong><span style="color: #009900;"><strong>(3)</strong></span>, aplikasi praktis kegiatan preservasi koleksi perpustakaan dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa faktor, diantaranya:</div>
<div style="text-align: justify;">
<ol>
<li>Biaya dan keuntungan dari melakukan program preservasi</li>
<li>Perlindungan koleksi yang mencakup perlindungan dari kebakaran, sistem pendeteksi dini kebakaran, bahan kimia, perlindungan dari air, pencurian, vandalism, dan kesiagaan dari bencana yang akan datang.</li>
<li>Lingkungan yang mencakup kelembaban (RH), temperatur, kestabilan kelembaban dan temperatur, sirkulasi udara, tata pencahayaan, dan sarana penyimpanan.</li>
<li>Pengerakan koleksi yang mencakup design pengerakan, penempatan pengerakan, eksterior dinding, dan alas untuk pengerakan.</li>
</ol>
</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"><strong>Peradaban Yang Hilang</strong></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Beberapa upaya kegiatan preservasi koleksi perpustakaan diatas mempunyai tujuan yang sangat mendasar. Tujuan mendasar tersebut, menurut hemat saya karena berpijak pada sebuah harapan akan perkembangan peradaban yang lebih maju. Apapun itu bentuknya, mulai dari konservasi preventif, konservasi kuratif, pelestarian informasi dengan alih benuk media, atuaupun pengadaan koleksi yang baru, kesemuanya tak lain bermuara pada perlindungan dan pemeliharaan koleksi. Dapat dibayangkan apabila tanpa usaha preservasi koleksi perpustakaan, maka akan terjadilah mata rantai peradaban yang hilang. Singkatnya peradaban tidak akan tercipta tanpa adanya koleksi (goresan akal budi, pikiran, hasil) dan koleksi tidak akan ada tanpa adanya upaya kegiatan preservasi koleksi perpustakaan. Pada aras ini kegiatan preservasi koleksi perpustakaan adalah upaya mencegah peradaban yang hilang.</div>
<div style="text-align: justify;">
<p><span style="color: #009900;"><strong>(1) </strong></span><span style="font-size: x-small;">Dalam pandangan Koentjaraningrat (1974), peradaban atau yang disejajarkan dengan kata asing civilization, bahwa istilah tersebut bisanya dipakai untuk bagian-bagian dan unsur-unsur dari kebudayaan yang halus dan indah, seperti: kesenian, ilmu pengetahuan, serta sopan santun dan sistem pergaulan yang komplek dalam suatu masyarakat dengan struktur yang komplek. Namun, menurutnya istilah peradaban dipakai juga untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan, dan ilmu pengetahuan yang maju dan komplek.</span></p>
<p><span style="color: #009900;"><strong>(2) </strong></span><span style="font-size: x-small;">Dalam sebuah kamus Bahasa Indonesia Balai Pustaka edisi 3:2002, dikatkan bahwa budaya adalah pikiran; akal budi; hasil</span></p>
<p><strong><span style="color: #009900;">(3) </span></strong><span style="font-size: x-small;">Dalam “</span><em><strong><span style="font-size: x-small;">Collection Preservation in Library Building Design</span></strong></em><span style="font-size: x-small;">” 2004.Library Preservation Department, Universitas of California. http://www.librisdesign.org </span></p>
</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: center;"><strong>Referensi</strong></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">http://www.librisdesign.org/docs/CollectionPreservation.pdf</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">http://pusdiklat.diknas.go.id/downloads/Bahan%20Diklat/Teknik%20Pengolahan%20Bhn%20Pustaka/Bab%207.pdf</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Keppres No. 11 Th. 1989</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Koentjaraningrat.1974.<em><strong>Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan</strong></em>. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Suprapto.2003.<em><strong>Pemeliharaan Koleksi</strong></em>.Diktat Kuliah. Universitas Gadjah Mada: Yogyakarta</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. <em><strong>Kamus Besar Bahasa Indonesia</strong></em>.Edisi.3.2002.Balai Pustaka: Jakarta.</div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan.</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/preservasi-dan-peradaban-yang-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Pengunduran Lomba</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/pengumuman-pengunduran-lomba/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/pengumuman-pengunduran-lomba/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 15:41:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Di tujukan kepada semua pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum Kabupaten Indramayu, untuk pengumpulan artikel  Lomba karya tulis bidang perpustakaan tahun 2009 di  undur sampai tanggal 21 Desember 2009. Demikian Terima Kasih Admin]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di tujukan kepada semua pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum Kabupaten Indramayu, untuk pengumpulan artikel  Lomba karya tulis bidang perpustakaan tahun 2009 di  undur sampai tanggal 21 Desember 2009. Demikian</p>
<p style="text-align: justify;">Terima Kasih</p>
<p style="text-align: justify;">Admin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/pengumuman-pengunduran-lomba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Karya Tulis Bidang Perpustakaan Tahun 2009</title>
		<link>http://web.arpusindramayu.com/17/</link>
		<comments>http://web.arpusindramayu.com/17/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 15:37:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Indramayu]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://web.arpusindramayu.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Di tujukan kepada  semua Siswa SMA/SMK/MAN, Mahasiswa, dan Umum: PERPUSTAKAN UMUM  INDRAMAYU AKAN MENYELENGGARAKAN LOMBA KARYA TULIS BIDANG PERPUSTAKAAN TAHUN 2009 BAGI SISWA SMA/SMK/MAN, MAHASISWA, DAN MASYARAKAT UMUM KABUPATEN INDRAMAYU DENGAN TEMA : &#8220;PERAN PERPUSTAKAAN UMUM DALAM UPAYA MENCIPATAKAN MINAT DAN BUDAYA BACA MASYARAKAT DI KABUPATEN INDRAMAYU.&#8221; I. LATAR BELAKANG Dalam rangka menumbuh-kembangkan minat, bakat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di tujukan kepada  semua Siswa SMA/SMK/MAN, Mahasiswa, dan Umum:</p>
<p style="text-align: justify;">PERPUSTAKAN UMUM  INDRAMAYU AKAN MENYELENGGARAKAN LOMBA KARYA TULIS BIDANG PERPUSTAKAAN TAHUN 2009 BAGI SISWA SMA/SMK/MAN, MAHASISWA, DAN MASYARAKAT UMUM KABUPATEN INDRAMAYU DENGAN TEMA : &#8220;<strong><em>PERAN PERPUSTAKAAN UMUM DALAM UPAYA MENCIPATAKAN MINAT DAN BUDAYA BACA MASYARAKAT DI KABUPATEN INDRAMAYU</em></strong><em>.&#8221;<span id="more-17"></span><strong></strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>I. LATAR BELAKANG</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam rangka menumbuh-kembangkan minat, bakat, dan kemampuan dalam menulis serta meningkatkan kreatifitas, inovasi dan pengetahuan di Bidang Perpustakaan, Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah di Bidang Perpustakaan yang di buka bagi pelajar, mahasiswa dan umum dengan tema Peran Perpustakaan Umum Kabupaten Indramayu Dalam Upaya Menciptakan Minat dan Budaya Baca di Kabupaten Indramyu.</p>
<p style="text-align: justify;">Peran perpustakaan sebagai salah satu tempat penyedia informasi harus dapat menunjukkan eksistensinya sesuai dengan tujuan lembaga yang menaunginya dengan cara mensosialisasikan melalui kegiatan lomba Karya tulis ilmiah dengan tema yang sudah ditentukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai upaya dalam mewujudkan hal tersebut, maka Perpustakaan Umum Kabupaten Indramayu menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah yang merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mensosialisasikan minat dan budaya baca terhdap masyarakat Kabupaten Indramayu.</p>
<p><strong>II. TEMA KEGIATAN</strong></p>
<p>“<strong><em>Peran Perpustakaan Umum Dalam Upaya Menciptakan  Minat dan Budaya Baca Masyarakat di Kabupaten Indramayu”</em></strong></p>
<p><strong>III. TOPIK TULISAN</strong></p>
<ol>
<li>Pelayanan Perpustakaan Umum Kabupaten Indramayu yang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Indramayu.</li>
<li>Peran strategis Perpustakaan Umum Kabupaten Indramayu  dalam upaya menciptakan minat dan budaya baca</li>
<li>Perpustakaan Umum Kabupaten Indramayu ideal di masa depan</li>
</ol>
<p><strong>IV. TUJUAN KEGIATAN </strong></p>
<ol>
<li>Mengubah paradigma masyarakat terhadap peran strategis perpustakaan Kabupaten Indramayu dalam upaya peningkatan minat  dan budaya baca di Kabupaten Indramayu.</li>
<li>Meningkatkan kreativitas, inovasi, dan pengetahuan di bidang dokumentasi, informasi, dan perpustakaan.</li>
</ol>
<p><strong>V. PELAKSANAAN LOMBA</strong></p>
<p>Lomba di mulai pada hari Selasa, 1 Desember s/d 14. Desember 2009</p>
<p><strong>VI.PESERTA </strong></p>
<p>Peserta kegiatan dibagi dalam tiga  kategori :</p>
<ol>
<li>Pelajar  SMA/SMK/ MAN</li>
<li>Mahasiswa</li>
<li>Masyarakat umum</li>
</ol>
<p><strong>VII.DEWAN  JURI</strong></p>
<ol>
<li>Dr. H. Marsono, M.Pd (Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu)</li>
<li>Drs.Rohanda M.Si (Dosen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Universitas Padjajaran)</li>
<li>Dra.Tiny Surtini,  MA (Pustakawan dan Dosen Fikom Uninus)</li>
</ol>
<p><strong>VIII. PERSYARATAN LOMBA</strong></p>
<ol>
<li>Peserta lomba adalah pelajar (SMA/SMK/MAN), mahasiswa dan  masyarakat umum;</li>
<li>Melampirkan fotokopi KTP/SIM/KTM/Kartu Osis atau identitas lain;</li>
<li>Melampirkan daftar riwayat hidup;</li>
<li>Peserta lomba dapat mengirim lebih dari satu artikel dengan judul berbeda;</li>
<li>Isi artikel harus relevan dengan tema lomba dan topik penulisan;</li>
<li>Isi artikel harus asli, bukan terjemahan;</li>
<li>Bersifat aplikatif dan inovatif;</li>
<li>Bentuk tulisan ilmiah popular, ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar; Panjang artikel 7-10 halaman (10.000-15.000 karakter), ukuran kertas A4, spasi 1,5, jenis  huruf  Times New Roman, ukuran huruf 12;</li>
<li>Artikel belum pernah menang atau sedang dilombakan;</li>
<li>Karya tulis dikirim dalam format Word disertai identitas pribadi (termasuk nomor telepon yang  mudah dihubungi) melalui email ke alamat: <a href="mailto:arpus_indramayu@yahoo.com"><strong><em>arpus_indramayu@yahoo.com</em></strong></a> atau <a href="mailto:grunge_sosialis@yahoo.com"><strong><em>grunge_sosialis@yahoo.com</em></strong></a> Subject: Naskah (nama peserta) LOMBA KARYA TULIS ILMIAH PERPUSTAKAAN INDRAMAYU TAHUN 2009.</li>
<li>Karya tulis dikirim ke Panitia selambat-lambatnya hari Senin, 14 Desember  2009 (tanggal kirim email);</li>
<li>Panitia tidak melayani surat-menyurat;</li>
<li>Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat;</li>
<li>Naskah yang masuk menjadi milik Perpustakaan Umum KabupatenIndramayu;</li>
<li>Naskah pemenang akan di dokumentasikan di Perpustakaan Umum Kabupaten Indramayu.</li>
<li>Pemenang lomba akan diumumkan di web Perpustakaan Kabupaten Indramayu  <a href="http://arpusindramayu.co.cc/">http://arpusindramayu.co.cc</a> pada tangagl 15 Desember 2009;</li>
<li>Jika di kemudian hari pemenang diketahui melanggar UU Hak Cipta maka kemenangan peserta akan digugurkan dan wajib mengembalikan hadiah kepada Panitia.</li>
</ol>
<h5>IX. KRITERIA PENILAIAN</h5>
<ol>
<li>Orisinalistas ide;</li>
<li>Pemahaman terhadap tema dan topik;</li>
<li>Kekayaan informasi yang terkandung dalam karya tulis;</li>
<li>Ketepatan menganalisis atau menafsirkan permasalahan;</li>
<li>Kekuatan data, fakta dan argumentasi dengan menyebutkan sumber rujukan yang jelas;</li>
<li>Bahasa yang digunakan komunikatif dan mudah dipahami</li>
</ol>
<h5 style="text-align: left;">X. HADIAH</h5>
<h5 style="text-align: left;"><span style="font-weight: normal; font-size: 13px;">PELAJAR, MAHASISWA, UMUM</span></h5>
<ol>
<li>Juara 1 :Rp. 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) trophy, dan piagam penghargaan;</li>
<li>Juara 2 :Rp. 750.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) trophy, dan piagam penghargaan;</li>
<li>juara 3 :Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) dan trophy, piagam</li>
<li>Hadiah dipotong pajak yang ditanggung oleh masing-masing pemenang</li>
</ol>
<p><a href="http://arpusindramayu.wordpress.com/files/2009/11/brosur2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-96" title="BROSUR" src="http://arpusindramayu.wordpress.com/files/2009/11/brosur2.jpg" alt="" width="500" height="816" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://web.arpusindramayu.com/17/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

